Sendawar – Pertambahan kasus positif covid-19 yang menembus angka 4.839 tentu menjadi perhatian lebih baik dari pemerintah, unsur terkait, maupun para tokoh. Disaat situasi seperti saat ini tentu peran para tokoh baik tokoh agama, tokoh masyarakat sangat berpengaruh. Menghadapi bulan ramadhan tentu tradisi mudik menjadi momen yang dinantikan para perantau, tapi tahun ini melihat situasi pandemi yang belum berakhir maka diharap masyarakat yang akan mudik untuk bisa menunda niatnya.

Polres Kutai Barat bersama para tokoh yang ada di Kutai Barat dan Mahakam Ulu bersinergi untuk membuat himbauan menunda mudik bagi masyarakat, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran covid-19. Kapolres Kutai Barat AKBP Roy satya Putra menegaskan bahwa pihaknya tidak melarang mudik tapi menghimbau kepada masyarakat untuk sementara menunda mudik diharapkan kesadaran dari masyarakat untuk membantu dalam memutus rantai penyebaran covid-19.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menunda sementara niat mudik, kita tidak tau apakah kita membawa virus atau tidak. Kita tunggu keadaan membaik”. Ucap Kapolres

Senada dengan Kapolres, H.Suharna yang merupakan tokoh masyarakat jawa yang ada di Kutai Barat juga menghimbau kepada masyarakat untuk sementara menunda mudik. Pria kelahiran jawa tengah tersebut dalam himbauannya mengungkapkan bahwa masyarakat harus bise bekerjasama untuk memutus rantai penyebaran corona dengan tidak mudik dulu.

“kulo menghimbau kagem sedherek mboten mudik rumiyen, amargo kahanan pagebluk kados mekaten”. Ungkapnya dalam bahasa jawa yang artinya saya menghimbau kepada saudara semua untuk tidak mudik dulu karena situasi pandemi seperti sekarang ini.

Dalam pesannya ia juga mengingatkan untuk terus menjaga kesehatan dan mengurangi segala kegiatan diluar rumah jika tidak mendesak.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *