Kutai Barat – Polres Kutai Barat menerjunkan 102 personel gabungan untuk melaksanakan pengamanan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu periode 2021-2026, yang dilantik secara langsung di Ruangan Odah Etam Kantor Gubernur Prov. Kalimantan Timur, Jumat (26/2/2021).

Personil gabungan yang terdiri dari 14 personel Polres Kubar, 14 personel dari Brimob Batalyon B Samarinda, dan 74 personel dari Polresta Samarinda.

Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan pelantikan Kepala Daerah secara daring (virtual), lima dari enam Kepala Daerah yang dilantik, berasal dari Kab. Paser, Kab. Kutai Timur, Kab. Berau, Kab. Kutai Kartanegara, dan Kota Samarinda yang dilakukan secara virtual, Sementara itu untuk pasangan Bupati/Wakil Bupati Kab. Mahakam Ulu dilantik secara langsung di Kantor Gubernur Prov. Kalimantan Timur dikarenakan jaringan telekomunikasi tidak memungkinkan di wilayah Kab. Mahakam Ulu untuk dilakukan daring (virtual).

Meski begitu, Kepala Kepolisian Resor Kutai Barat AKBP Irwan Yuli Prasetyo, S.I.K., tetap perintahkan personilnya memperketat pengamanan dan pengawasan berlangsungnya pelantikan tersebut guna meminimalisir hal hal yang tidak dapat menggangu Keamanan dan ketertiban umum.

Pengamanan diperketat di bagi dalam Tiga ploting, di pintu utama, di pintu masuk dan juga ada tim Patroli. Selain itu, ada alasan lain diperketatnya pengamanan itu, mengingat masa pandemi Covid19 masih menjadi penanganan, maka dengan pengamanan seperti itu dapat menekan atau meminimalisir kerumunan pengunjung.

Sesuai hasil rapat koordinasi, bahwa peserta yang diperbolehkan masuk hanya 25 orang dan sebelum seluruh undangan masuk, akan tetap mengikuti tahapan protokol kesehatan Covid19, diawali dengan pemeriksaan suhu tubuh dan cuci tangan dan undangan diwajibkan memakai masker, demikian pula untuk pengaturan di dalam gedung akan diatur jarak masing-masing undangan.

Kemudian, Irwan menegaskan jika sebelum atau sesudah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kab. Mahakam Ulu periode 2021-2026, masyarakat diminta untuk tidak melakukan konvoi atau melakukan perayaan secara berlebihan.

“Hal itu karena mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 dan juga demi menjaga ketertiban,” tambahnya.

Humas Polres Kubar

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *