Vaksinasi terhadap para pelaku kejahatan itu digelar di Mapolres Kubar, Sebanyak 100 tahanan yang divaksin di Rutan Polres Kubar,terdiri dari 41 orang tahanan Polres , 54 tahanan Jaksa dan 5 orang tahanan Hakim. Proses penyuntikan vaksin Sinovac dibagi menjadi tiga gelombang untuk mencegah kerumunan. Polisi bersenjata lengkap menjaga ketat vaksinasi agar tak seorang pun tahanan berani kabur. Kapolres Kubar AKBP Irwan Yuli Prasetyo, S.I.K diwakili Kabag OPS KOMPOL I Gde Dharma Suyasa,S.H dan di dampingi Kasat Tahti IPDA Samsul Hadi memantau langsung vaksinasi ini. (Jumat 02/07/21)

Seperti proses vaksinasi pada umumnya, tersangka beragam kasus kejahatan itu lebih dulu mendaftar menggunakan KTP/KK. Selanjutnya, mereka menjalani pemeriksaan suhu tubuh, tekanan darah dan wawancara singkat. Setelah memenuhi syarat, satu per satu tahanan disuntik vaksin oleh petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Kubar.

Usai divaksin, para tahanan diminta istirahat minimal 15 menit di ruang tahanan observasi. Polisi membagikan air mineral dan sari kedelai untuk menambah nutrisi mereka. Selanjutnya, para tersangka kasus narkoba dan kriminal lainnya itu dikembalikan ke rutan masing-masing.

“Vaksinasi ini bentuk persamaan hak bagi warga Kabupaten Kubar. Para tahanan adalah warga kami yang berhak divaksin agar tahanan di Rutan Polres maupun polsek jajaran jauh dari COVID-19. Mudah-mudahan bisa meningkatkan imunitas mereka sehingga terbentuk herd immunity di dalam rutan,” terang Kabag Ops.

Vaksinasi COVID-19 terhadap 100 tahanan ini, bagian dari upaya polisi membantu pemerintah mempercepat vaksinasi. Dia berjanji Gerai Vaksin Presisi di Mapolres Kubar akan terus dibuka untuk melayani masyarakat.

“Pada prinsipnya kami ikut menyukseskan arahan Bapak Presiden, atensi langsung Bapak Kapolri dan Kapolda. Polres Kubar sudah membuka Gerai Vaksin Presisi. Nantinya, vaksinasi di Polres Kubar kami laksanakan setiap hari untuk mempercepat vaksinasi,” imbuhnya.

Vaksinasi pagi ini disambut gembira para tahanan. Mereka lega karena mendapatkan vaksin COVID-19 meski harus mendekam di balik jeruji besi.

“Kepada seluruh tahanan di Indonesia, walaupun raga kita ditahan, tetap jaga kesehatan,” kata salah seorang tahanan,.selesai.

HUMAS POLRES KUBAR

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *