
Kutai Barat – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kampung Sentalar, Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (10/9/2026) sore.
Informasi kebakaran diterima personel Polsek Damai sekitar pukul 16.30 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Damai bersama unsur Kecamatan Nyuatan, Damkar, aparat kampung, dan masyarakat langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WITA dan segera melakukan upaya pemadaman terhadap titik api yang berada di area perkebunan kelapa sawit dan karet milik masyarakat.
Kondisi lahan yang cukup kering akibat musim kemarau membuat api berpotensi merambat ke area perkebunan lainnya. Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pendinginan secara maksimal untuk mencegah munculnya kembali titik api.
Dalam penanganan tersebut, satu unit Damkar jenis Slipon milik Kecamatan Nyuatan dikerahkan bersama personel kepolisian dan sekitar 25 orang masyarakat.
Sekitar pukul 22.30 WITA, api berhasil dipadamkan. Tim gabungan kemudian melanjutkan proses pendinginan dan monitoring terhadap sejumlah titik yang masih berpotensi mengeluarkan asap maupun bara.
Berdasarkan hasil pengecekan sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±10 hektare. Tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil yang dilaporkan.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses pendalaman. Petugas juga terus melakukan pemantauan karena kondisi lahan yang masih terdapat daun dan pepohonan kering berpotensi memicu kembali terjadinya kebakaran.
Polsek Damai bersama tim gabungan mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan, terutama di tengah kondisi kemarau panjang. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau kepulan asap di sekitar wilayahnya.
Polres Kutai Barat bersama jajaran akan terus meningkatkan pemantauan dan koordinasi dengan instansi terkait sebagai upaya mencegah serta menangani Karhutla di wilayah hukum Polres Kutai Barat.
