
Kutai Barat – Kebakaran lahan terjadi di Kampung Kelian Dalam, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Rabu (23/9/2026) malam. Kebakaran yang melanda area semak belukar dan lahan gambut tersebut diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.
Informasi kebakaran diterima Kapospol Tering Aipda Iwan Tandi dari masyarakat sekitar pukul 19.00 WITA melalui WhatsApp.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Pospol Tering bersama Kapospol langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 19.35 WITA, personel kepolisian bersama masyarakat langsung berupaya memadamkan api dengan membuat sekat api serta menggunakan peralatan sederhana.
Sekitar pukul 20.15 WITA, Tim Damkar Kecamatan Tering tiba di lokasi dengan dua unit kendaraan pemadam kebakaran dan langsung melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih menyala.
Proses pemadaman melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah kecamatan, Damkar, masyarakat, serta pihak swasta. Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan secara bersama-sama, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.05 WITA.
Kapospol Tering Aipda Iwan Tandi mengatakan, pemantauan tetap dilakukan setelah api dinyatakan padam mengingat kondisi lahan berupa semak belukar dan gambut serta terdapat ilalang, daun dan pepohonan kering yang berpotensi memunculkan kembali titik api.
“Setelah api berhasil dipadamkan, personel tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul,” ujarnya.
Dalam penanganan tersebut, petugas juga melakukan pengambilan titik koordinat lokasi kebakaran dan memberikan imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Polsek Long Iram melalui Pospol Tering juga akan meningkatkan patroli dan pengawasan di sekitar lokasi serta wilayah yang dianggap rawan Karhutla sebagai langkah antisipasi terjadinya kebakaran kembali.
Kepolisian mengapresiasi sinergi seluruh pihak, mulai dari TNI, pemerintah kecamatan, petugas pemadam kebakaran, masyarakat hingga pihak swasta yang bersama-sama bergerak cepat dalam menangani kebakaran lahan tersebut.
