
KUTAI BARAT — Sinergitas personel Polsek Melak bersama Pemadam Kebakaran (PMK) Kecamatan Sekolaq Darat, BPBD Kabupaten Kutai Barat, dan Pemerintah Kampung Sumber Rejo berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kebun karet milik warga, Kampung Sumber Rejo, Kecamatan Sekolaq Darat, Kabupaten Kutai Barat, Kamis (27/8/2026).
Kebakaran diketahui warga sekitar pukul 12.00 Wita. Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Melak segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Sekitar pukul 12.20 Wita, personel bersama satu unit PMK Kecamatan Sekolaq Darat tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Selanjutnya, sekitar pukul 12.45 Wita, tiga unit kendaraan pemadam BPBD Kabupaten Kutai Barat tiba di lokasi. Tim gabungan kemudian bersama-sama melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api dan bara yang berpotensi kembali menyala dapat dikendalikan.
Berkat respons cepat dan sinergitas seluruh unsur, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.10 Wita. Petugas kemudian melakukan pendinginan dan pengecekan di sekitar lokasi. Hasil pemantauan tidak ditemukan lagi titik api.
Berdasarkan pendataan sementara, lahan kebun karet milik Ibu Sri yang terdampak kebakaran diperkirakan seluas ±0,25 hektare, dengan kerugian materiil sekitar Rp10 juta.
Dalam penanganan tersebut, personel Polsek Melak melaksanakan pengamanan dan pengaturan di sekitar lokasi serta memastikan masyarakat tidak memasuki area yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Kepolisian juga melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran, termasuk kemungkinan adanya aktivitas pembukaan lahan, pembakaran sampah, maupun faktor lainnya.
Selain itu, personel memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla dan bahaya kabut asap bagi kesehatan.
Meskipun api telah berhasil dipadamkan, personel Polsek Melak bersama tim karhutla BPBD dan PMK Kecamatan Sekolaq Darat tetap melakukan monitoring di lokasi untuk memastikan tidak terjadi kemunculan kembali titik api.
Sebagai langkah tindak lanjut, pengecekan kembali akan dilakukan menggunakan kendaraan roda dua. Personel juga akan terus memantau sejumlah lokasi yang dianggap rawan karhutla sebagai upaya pencegahan dan deteksi dini.
Penanganan karhutla tersebut menunjukkan pentingnya sinergitas dan kolaborasi antara Polri, BPBD, PMK, pemerintah kampung, serta masyarakat dalam merespons kejadian secara cepat sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.
Polsek Melak bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam pencegahan dan penanganan karhutla demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Kutai Barat.
